Tentang Kami

Yayasan Insan Peduli Lindungi

Lembaga nirlaba yang berdedikasi melindungi anak dan perempuan dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi, dan eksploitasi — dimulai dari sekolah, menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Visi

Menjadi lembaga terdepan dalam perlindungan anak dan perempuan di Indonesia, mewujudkan lingkungan yang aman, adil, dan bermartabat bagi semua.

Misi

  • 1

    Mengedukasi masyarakat tentang bentuk-bentuk kekerasan dan cara pencegahannya

  • 2

    Mendampingi korban kekerasan melalui layanan konseling dan advokasi hukum

  • 3

    Membangun jaringan sekolah anti-bullying di seluruh Indonesia

  • 4

    Mendorong kebijakan perlindungan anak dan perempuan yang lebih kuat

  • 5

    Memberdayakan perempuan melalui program pelatihan dan keterampilan

Dampak Nyata Kami

5,000+

Anak Terlindungi

120+

Sekolah Mitra

2,500+

Perempuan Diberdayakan

15kota

Kota Jangkauan

Pengurus Yayasan

Tim yang berdedikasi memimpin YIPL menuju misi perlindungan anak dan perempuan.

D

Dr. Siti Rahmawati, M.Pd.

Ketua Yayasan

Pakar pendidikan dengan 20 tahun pengalaman di bidang perlindungan anak dan pengembangan kurikulum anti-kekerasan.

A

Ahmad Fauzi, S.H., M.H.

Sekretaris

Advokat dan aktivis hak asasi manusia yang berfokus pada perlindungan anak dan kesetaraan gender.

D

Dewi Kusumawati, S.E., M.M.

Bendahara

Profesional keuangan dengan rekam jejak dalam pengelolaan keuangan lembaga nirlaba secara transparan dan akuntabel.

P

Prof. Dr. Budi Santoso, Psi.

Konsultan Psikologi

Psikolog klinis yang berspesialisasi dalam trauma anak dan remaja, kekerasan dalam rumah tangga.

Apa Kata Mereka

Kisah nyata dari penerima manfaat program YIPL.

"Program anti-bullying YIPL sangat efektif. Setelah 6 bulan implementasi, kasus bullying di sekolah kami turun 70%. Siswa lebih berani melapor dan guru lebih sigap menangani."

I

Ibu Rini Susanti

Kepala Sekolah · SMP Negeri 1 Jakarta

"Pelatihan dari YIPL membuka mata kami. Kami sekarang lebih paham hak-hak kami dan berani bersuara. Program ini benar-benar mengubah hidup banyak perempuan di komunitas kami."

S

Sarah Putri

Koordinator Komunitas · Komunitas Perempuan Berdaya, Surabaya

"Anak saya dulu pernah menjadi korban bullying. Berkat program YIPL di sekolahnya, situasi berubah drastis. Anak saya sekarang lebih percaya diri dan punya teman-teman yang suportif."

B

Bapak Hendra

Orang Tua Siswa Kelas 8 · Orang Tua Siswa

Bergabung Bersama Kami

Bersama kita bisa menciptakan perubahan nyata. Jadilah bagian dari gerakan perlindungan anak dan perempuan.